Berita LPPM

Universitas Batam Laksanakan Sosialisasi Prosedur Operasional Baku Ethical Clearance

Batam — Universitas Batam melalui unit Ethical Clearance telah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Prosedur Operasional Baku (POB) sebagai bagian dari penguatan sistem tata kelola etika penelitian di lingkungan universitas, khususnya pada Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan.

Kegiatan ini diselenggarakan secara internal dan dihadiri oleh unsur pimpinan Universitas Batam serta unit terkait. Rektor Universitas Batam dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Rektor I yang menyampaikan kata sambutan pembukaan kegiatan. Hadir pula Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran, dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh Wakil Dekan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan, para Ketua Program Studi dari kedua fakultas tersebut, serta Gugus Kendali Mutu Universitas Batam sebagai bagian dari unsur penjaminan mutu akademik.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I yang mewakili Rektor Universitas Batam menegaskan bahwa penerapan Ethical Clearance merupakan elemen penting dalam memastikan setiap penelitian yang dilakukan di lingkungan universitas berjalan sesuai dengan prinsip etika, integritas ilmiah, serta standar akademik yang berlaku. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat budaya riset yang bertanggung jawab.

Selanjutnya, tim Ethical Clearance Universitas Batam memaparkan secara komprehensif Prosedur Operasional Baku yang menjadi pedoman dalam proses pengajuan dan penilaian etik penelitian. Materi yang disampaikan meliputi tahapan pengajuan proposal penelitian, mekanisme telaah etik, proses verifikasi, hingga penerbitan persetujuan etik bagi peneliti.

Selain aspek prosedural, sosialisasi ini juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap prinsip-prinsip etika penelitian, seperti perlindungan terhadap subjek penelitian, kerahasiaan data, serta kepatuhan terhadap regulasi akademik dan standar penelitian yang berlaku.

Keterlibatan Gugus Kendali Mutu dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinkronisasi antara sistem penjaminan mutu akademik dengan implementasi Ethical Clearance di lingkungan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Batam.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menyamakan persepsi seluruh unsur pimpinan fakultas dan unit terkait, serta meningkatkan efektivitas implementasi Prosedur Operasional Baku Ethical Clearance di lingkungan Universitas Batam. Dengan demikian, universitas berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem penelitian yang etis, berkualitas, dan berstandar tinggi.