Universitas Batam dan Universitas Diponegoro Gelar Diseminasi dan Forum Group Discussion tentang Pengembangan Tata Ruang Wilayah
07 Oct 2026 15:21 • Berita • 2x dibaca
Batam, 5 Oktober 2026 — Universitas Batam (UNIBA) bersama Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi dan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Pengembangan Tata Ruang Wilayah, Pembangunan yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan: Wilayah Pesisir, Kearifan Lokal dan Industri”, pada Senin, 5 Oktober 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid, yaitu secara luring dan daring, ini diikuti oleh mahasiswa serta peserta dari berbagai lembaga dan instansi, asosiasi, maupun perguruan tinggi. Kehadiran peserta dari berbagai unsur tersebut menjadikan kegiatan sebagai ruang diskusi dan pertukaran gagasan dalam lingkup nasional.
Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan praktisi yang memiliki latar belakang dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. Diskusi dipandu oleh Assoc. Prof. Dr. Santy Paulla Dewi, ST., MT., dosen Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Diponegoro, yang bertindak sebagai moderator.
Sementara itu, kegiatan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, ST., MT., MPS, Sekretaris Umum Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) sekaligus Guru Besar Universitas Diponegoro; Assoc. Prof. Dr. Ir. Yuanita FD Sidabutar, ST., M.Si, Wakil Kepala LPPM dan Kepala Program Studi S2 PW Fakultas Teknik Universitas Batam; serta Dr. Ir. Alpano Priyandes, ST., M.Sc., IPU., ASEAN Eng, Kepala Studio Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Batam.
Selain narasumber, kegiatan ini juga menghadirkan Ibu Evy Yusriani, ST., M.Sc, selaku Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, sebagai penanggap.
Mengangkat tema mengenai pengembangan tata ruang wilayah dan pembangunan yang berdaya saing serta berkelanjutan, kegiatan ini menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif dari kalangan akademisi, mahasiswa, pemerintah, asosiasi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Pelaksanaan kegiatan secara hybrid juga memungkinkan keterlibatan peserta dari berbagai daerah dan institusi, sehingga memperluas ruang interaksi serta pertukaran gagasan dalam membahas isu-isu yang berkaitan dengan pengembangan wilayah. Kehadiran berbagai unsur dalam forum tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dan komunikasi lintas institusi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik perencanaan wilayah dan kota.
Bagi Universitas Batam dan Universitas Diponegoro, kegiatan Diseminasi dan FGD ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ruang kolaborasi dan jejaring antarlembaga, khususnya dalam bidang perencanaan wilayah dan kota. Forum seperti ini diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi akademisi, mahasiswa, instansi, asosiasi, dan perguruan tinggi untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta gagasan.