Universitas Batam Gelar Workshop Kurikulum Magister Perencanaan Wilayah dan Focus Group Discussion (FGD)

Universitas Batam Gelar Workshop Kurikulum Magister Perencanaan Wilayah dan Focus Group Discussion (FGD)

09 Oct 2026 16:31 • 1x dibaca

BATAM – Universitas Batam telah melaksanakan kegiatan Workshop Kurikulum Magister Perencanaan Wilayah (MPW) dan Focus Group Discussion (FGD) pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, bertempat di Rumengan Hall Universitas Batam dan melalui platform Zoom Meeting, sebagai upaya untuk mengevaluasi serta mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik, profesi, dan pemangku kepentingan di bidang perencanaan wilayah.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr. Ir. Alpano Priyandes, ST., M.Sc., IPU., ASEAN Eng., selaku Kepala Studio Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Batam. Diskusi menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang perencanaan wilayah, yaitu Prof. Dr. sc. Agr. Iwan Rudiarto, ST., M.Sc., Dewan Pengawas Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) sekaligus Guru Besar Universitas Diponegoro (UNDIP), serta Assoc. Prof. Dr. Ir. Yuanita FD Sidabutar, ST., M.Si., Wakil Kepala LPPM dan Kepala Program Studi S1 Perencanaan Wilayah, Fakultas Teknik Universitas Batam.

Workshop dan FGD ini diikuti oleh mahasiswa Magister Perencanaan Wilayah (MPW), alumni, serta para pemangku kepentingan (stakeholders) dari berbagai instansi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menghimpun masukan, perspektif, dan pengalaman praktis untuk mendukung penyempurnaan kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, dinamika pembangunan wilayah, serta kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun diskusi konstruktif mengenai arah pengembangan kurikulum Magister Perencanaan Wilayah, termasuk penguatan kompetensi lulusan, relevansi materi pembelajaran, dan keterkaitan antara teori akademik dengan praktik perencanaan di lapangan. Masukan dari akademisi, mahasiswa, alumni, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi landasan dalam menghasilkan kurikulum yang adaptif, berkualitas, dan responsif terhadap tantangan pembangunan wilayah yang semakin kompleks.

Pelaksanaan workshop dan FGD ini merupakan salah satu langkah strategis Universitas Batam dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia profesional, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang perencanaan wilayah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Magister Perencanaan Wilayah Universitas Batam diharapkan dapat terus mengembangkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi secara profesional dalam perencanaan, pengelolaan, dan pembangunan wilayah yang berkelanjutan.